Sekolah Perempuan Persembahkan Penghargaan
GRESIK – Pada 2015 atau tiga tahun lalu, Sekolah Perempuan baru rintisan. LSM Kelompok Perempuan dan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K) bergerak dari kampung ke kampung. Kaum hawa didampingi dan dilatih hingga berdaya. Siapa saja. Apa pun pekerjaannya. Mereka bahkan telah menyumbangkan penghargaan bergengsi.
Kini, Sekolah Perempuan yang berlokasi di Kecamatan Wringinanom telah menjadi wadah para ibu rumah tangga. Kebanyakan adalah korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ada pula buruh tani, pekerja pabrik, hingga korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Anggotanya sekarang mencapai sekitar 400 orang.
Di sana, mereka diajari berbagai keterampilan. Mulai merias, membuat ke rajinan, hingga menari. Yang tidak kalah penting ialah peningkatan kualitas diri. Semua peserta dilatih teknik berbicara di depan umum (public speaking). Mereka juga mendapat bekal pengetahuan kesehatan. Khususnya kesehatan reproduksi.
”Kami sudah jalan untuk program pemeriksaan IVA (inspeksi visual asam asetat),” kata Direktur KPS2K Iva Hasanah. Itu program pencegahan kanker serviks. Iva adalah sosok yang gigih di balik keberhasilan Sekolah Perempuan.
Keberadaan wadah ibu-ibu tersebut begitu menarik perhatian. Pada 2016 Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik turun mendampingi. Hasilnya sangat memuaskan. Sekolah Perempuan meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA).
Program tersebut terus berjalan konsisten. Tim penggerak PKK juga intens mendampingi. Nah, Senin malam (22/10), Sekolah Perempuan merengkuh peng hargaan dari The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP). Sekolah itu menjadi juara dalam kategori pembangunan bidang inklusi.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima Bupati Sambari Halim Radianto di Hotel Shangri-La Surabaya. Sambari menyatakan, penghargaan itu menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Khususnya di bidang pem ber dayaan perempuan. ”Kami tentu bangga. Tapi, jangan sampai terlena. Ini harus menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan prestasi,” tuturnya.
Kabupaten Gresik juga meraih award di bidang tata kelola penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berkinerja tinggi. Yaitu, program Laperde (Laporan Petugas Desa) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik.
Program tersebut mempermudah pendataan. Petugas desa bisa melaporkan data penduduk melalui sistem online. ”Ini merupakan inovasi layanan publik yang harus terus dikembangkan,” tambah Sambari. (adi/c7/roz)\
Arsip PDF :
