Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Lumbung Pangan Reborn
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Grobogan
UPP: DKPD Kabupaten Grobogan
Wilayah: Jawa Tengah
Penghargaan: Top 99/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Tanpa Kelaparan
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Lumbung Pangan Reborn dikembangkan karena fungsi lumbung pangan masyarakat belum berjalan secara optimal. Padahal Keberadaan dan peran Lumbung Pangan Masyarakat sangat penting untuk mengatasi kerawanan pangan di masyarakat. Program ini merupakan kerjasama dengan berbagai pihak yaitu pemerintah daerah, Baznas Kabupaten Grobogan, Pengelola Sistem Resi Gudang (SRG) Kabupaten Grobogan, dan Bank Jateng. Melalui program ini dilaksanakan pemberdayaan lumbung pangan masyarakat menjadi : 1) unit cadangan pangan masyarakat, 2) unit Pengumpul Zakat Pertanian, 3) unit usaha dalam Gabungan kelompok Tani (Gapoktan) yang memiliki produk yang telah teregistrasi dan 4) bagian dari Sistem Resi Gudang di desa.Inovasi dari lumbung pangan reborn ini berdampak signifikan dalam meningkatkan peran dan fungsi dari lumbung pangan masyarakat yang ada di kabupaten Grobogan. 10 lumbung pangan telah memiliki ijin Usaha (NIB), memiliki produk beras kemasan yang telah teregistrasi PSAT, memiliki perjanjian kerjasama dengan pengelola Sistem Resi Gudang Kabupaten Grobogan dan menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Omzet Transaksi kegiatan unit usaha dari 10 lumbung pangan yang telah beraktivitas sejumlah 1 milyar rupiah.Melalui inovasi ini menjadikan akses pelayanan ke masyarakat menjadi mudah dan terjangkau. Keberadaan dan peran lumbung pangan menjadi semakin optimal untuk mengatasi kerawanan pangan di masyarakat, terutama di daerah rawan pangan kronis dan terdampak wabah pandemi.
Pembiayaan Infrastruktur Di Masa Pasca Pandemi Covid-19
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat
UPP: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Wilayah: Kalimantan Tengah
Penghargaan: Top 45/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Tag: Ketahanan Institusi Publik di Masa Pandemi dan Antisipasi di Masa Pasca Pandemi Covid-19
Implementasi:Inovasi Pembiayaan Infrastruktur Jalan Pasca Pandemi Covid-19 dapat mendukung pemulihan ekonomi dengan terpeliharanya atau terbangunnya konektivitas jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah perkotaan menuju wilayah pedesaan, dalam hal ini inovasi pembiayaan yang dilakukan adalah dengan kerjasama dengan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR). Dampak:Pembiayaan infrastruktur jalan yang semula hanya mengandalkan dana pemerintah dapat diminimalisir dengan pelaksanaan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan melalui kerja sama pemerintah dan pelaku usaha dimana adanya kontribusi dari para pelaku usaha terhadap pembiayaan penanganan jalan, hal ini meringankan beban pemerintah dalam pembiayaan pembangunan;Meningkatnya kesadaran dan peran partisipasi publik dalam proses pelaksanaan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalanTumbuhnya budaya gotong royong sehingga mempererat rasa persatuan dan kebersamaan dalam proses pembangunanMeningkatnya pertumbuhan ekonomi kawasan perdesaan sebagai akibat dari kemudahan transportasi orang dan barangMeningkatkan pemerataan aksesibilitas daerah terkait infrastruktur dasar dan infrastruktur ekonomi sehingga pembangunan berkeadilan dapat terwujud.Kesesuaian kategori: Akibat pandemi Covid-19 anggaran infrastruktur jalan mengalami refocusing, Namun komitmen pemerintah untuk mempertahakankan kualitas jalan tetap harus dilaksanakan. Untuk itu salah satu inovasi yang dilakukan adalah menggandeng perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Maka dalam hal ini PUPR masuk dalam kategori ke 3.
