Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Rumah Singgah
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Bintan
UPP: Dinas Kesehatan
Wilayah: Kepulauan Riau
Penghargaan: Top 45/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Implementasi:Rumah Singgah ini dikembangkan karena tingginya kasus rujukan dari Kabupaten Bintan ke luar daerah yaitu Jakarta dan Singkawang Kalimantan Barat bagi penduduk Kecamatan Tambelan yang jaraknya lebih dekat ke RS Singkawang dibandingkan ke RS di Bintan, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan dalam jangka waktu lama, mulai dari pengidap kanker yang melakukan kemoterapi, tindakan pembedahan ataupun penyakit lainnya yang tidak bisa ditangani di Rumah sakit yang ada di pulau Bintan. . Kegiatan rumah singgah ini merupakan gambaran atau informasi mengenai program inovasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, terutama dalam hal dalam hal upaya penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat Kabupaten Bintan yang dirujuk keluar daerah seperti Jakarta dan Singkawang Dampak:Program ini berdampak signifikan terutama pada masyarakat Kabupaten Bintan dalam hal upaya penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat Kabupaten Bintan yang dirujuk keluar daerah seperti Jakarta dan Singkawang serta kemudahan untuk mengakses rumah sakit rujukan. Kesesuaian Kategori:Melalui program rumah singgah ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menjangkau dan mengakses rumah sakit rujukan, membantu meringankan beban dan memberikan rasa nyamantanpa memikirkan biaya tempat tinggal selama proses pengobatan berlangsung, hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Keluarga Kabupaten Bintan dapat langsung tinggal di rumah singgah tersebut.
Gebrakan SUSI PASTI (Turunkan Kematian Ibu dan Bayi serta Kasus Stunting, Lahirkan Generasi Sehat Berkualitas)
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Lumajang
UPP: UPT PUSKESMAS GUCIALIT
Wilayah: Jawa Timur
Penghargaan: 5 OAPSI/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Inovasi tahap-1 Gebrakan SUSI memiliki keunggulan :Menurunkan kematian ibu dan bayi (tidak ada kematian ibu, enam kematian bayi)Pemberdayaan suami/ keluarga mulai ibu hamil hingga perawatan bayi baru lahirKeterpaduan lintas program dan 3 lintas sektor (Puskesmas, Kecamatan, TP PKK)Penerbitan akta kelahiran oleh Dispenduk melalui kantor pos (3 hari)Nilai tambah pengembangan inovasi tahap-2 Gebrakan SUSI PASTI (Turunkan Kematian Ibu dan Bayi serta Kasus Stunting, Lahirkan Generasi Sehat Berkualitas)Menurunkan angka stunting dari 28,34% menjadi 12,8%.Perluasan target sasaran (mulai remaja putri sampai ibu dengan balita usia 0-2 tahun) Keterpaduan lintas program dan 11 lintas sektor : Puskesmas, Kecamatan, Tim Penggerak PKK, Kader Posyandu, Desa, Koramil, Polsek, KUA, Sekolah, UPT Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan.Mempercepat penerbitan akta kelahiran dan kartu keluarga (2 jam)Peningkatan kualitas sarana diagnostik berupa USG Pendampingan budidaya ikan, sayuran dan pengolahannya Adapun manfaat inovasi tahap-2: Kasus stunting turun dibawah 14% (target Indonesia 2024), Tidak termasuk wilayah dengan desa lokus stunting tahun 2022Sebagai referensi Perbup untuk Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting TerintegrasiKenaikan anggaran dana desa untuk kesehatan Penurunan angka pernikahan diniKemadirian pangan keluarga
