Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Banyumas Calakan Teacher Training Center (BCT2C)
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Banyumas
UPP: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas
Wilayah: Jawa Tengah
Penghargaan: Top 99/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Pendidikan Berkualitas
Tag: Ketahanan Institusi Publik di Masa Pandemi dan Antisipasi di Masa Pasca Pandemi Covid-19
Banyumas Calakan Teacher Training Centre (BCT2C) merupakan rumah belajar online di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. BCT2C didirikan karena adanya permasalahan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi covid-19. Permasalahan tersebut berakar pada ketidaksiapan sekolah dalam mengelola PJJ. Kegiatan yang dilaksanakan oleh BCT2C yaitu berbagai diklat online bagi guru semua jenjang, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Kegiatan diklat online yang dilaksanakan oleh BCT2C berdampak signfikan dalam mengatasi permasalahan pembelajaran di masa pandemi Covid 19. Guru mampu mengelola pembelajaran online dengan berbagai platform. Dari 807 sekolah yang mengikuti kegiatan diklat ini, 75.4% telah menggunakan google classroom, 12.9% menggunakan teams. Proses PJJ lebih inovatif, karena >81.9% guru yang mengikuti diklat telah menggunakan dalam kegiatan PJJ. Diklat ini juga mampu membantu guru dalam kenaikan pangkat melalui sertifikat kelulusan yang telah diperoleh. Tercatat 53,7% guru telah menggunakan sertifikat dari BCT2C untuk proses kenaikan pangkat/ portofolio lomba dan kegiatan tertentu. Total kegiatan yang telah dilaksankan yaitu 13 (tiga belas) diklat dan 5 (lima) webinar yang dilaksanakan sejak bulan April 2020 s.d Desember 2021, telah meluluskan 25.957 peserta dari jumlah pendaftar sebanyak 28.867.Melalui BCT2C, menjadikan akses pendidikan secara online lebih berkualitas, mudah digunakan dan manajemen pembelajaran jarak jauh lebih tertib pada masa pandemi covid 19.
https://www.youtube.com/watch?v=KBsXuckunI8 ; https://youtu.be/iEuigrugZjM
Komunitas Ibu Cerdas Cegah Stunting Desa Pariwang
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Enrekang
UPP: UPT. Puskesmas Kec. Maiwa
Wilayah: Sulawesi Selatan
Penghargaan: Top 99/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Tanpa Kelaparan
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Inovasi Komunitas Ibu CERDAS dikembangkan karena tingginya prevalensi Stunting di Kabupaten Enrekang, khususnya di Desa Pariwang Kec.Maiwa yang memiliki posisi geografis yang cukup terpencil. Konsekuensinya latar belakang pendidikan dan ekonomi masyarakat tergolong rendah. Dampaknya pengetahuan ibu-ibu terkait pemenuhan gizi balita kurang. Inovasi ini merupakan kerjasama berbagai pihak antara lain pemerintah, tokoh masyarakat setempat, ibu-ibu PKK dan pihak swasta. Melalui inovasi ini, dibentuk komunitas ibu-ibu di desa secara bersama melakukan peningkatan pengetahuan melalui edukasi komunitas dan berkolaborasi menyebarkan informasi penanganan balita stunting dan gizi kurang.Program ini berdampak signifikan terhadap kelompok sasaran yaitu ibu hamil,menyusui, remaja putri, bayi dan balita. Terdapat peningkatan penyediaan pangan bergizi, peningkatan aktifitas fisik, peningkatan kepemilikan Cuci Tangan Pakai Sabun, serta munculnya kolaborasi dalam penanganan stunting. Hasilnya inovasi ini berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 35,1%(2018) menurun menjadi 22,22% (2021). Perubahan perilaku masyarakat terkait pola asuh dan pola makan ditunjukkan dengan meningkatnya kunjungan ke posyandu dari 86,3% (2018) menjadi 95,3% (2021),meningkatnya balita yang naik berat badannya dari 58,4% (2018) menjadi 75% (2021).Inovasi ini, menjadikan akses pelayanan mudah dijangkau, berkualitas, setara dan merata bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, berpengetahuan rendah dan rentan terhadap kasus stunting. Hasilnya pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan dapat diwujudkan.
