05 May, 2026

Direktori Inovasi

4 mins read

Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai

Pencarian Inovasi

654

SILAM-SAT

Jenis Instansi: Provinsi

Instansi: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

UPP: UPTD Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Dinas Kesehatan

Wilayah: Sumatera Selatan

Penghargaan: Top 35/2016

Tahun: 2016

Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Tag: Pelayanan Kesehatan, Pelayanan RS, Kesehatan Mata

Propinsi Sumatera Selatan memiliki luas wilayah 87.017,41 km² dengan jumlah penduduk lebih dari 8 juta jiwa. Sebanyak 0,5% penduduk mengalami kebutaan, 5% gangguan pterigium, 3,9% kekeruhan lensa, dan 1,7% katarak. Apabila gangguan kesehatan mata tidak ditangani akan berdampak negatif pada perkem bangan kecerdasan anak, produktivitas kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Meningkatnya jumlah pasien mata di Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat (RSKMM) tidak diimbangi dengan penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, sehingga pelayanan belum memuaskan pasien.
RSKMM menjalankan inovasi Sistem Pelayanan Kesehatan Mata Satu Atap (SILAMSAT). Tujuan utama dari SILAMSAT adalah memberikan layanan kesehatan mata yang terjang kau, nyaman, dan komprehensif. SILAMSAT telah memberikan kemudahan bagi masyarakat, pelayanan efektif dan efisien, pelayanan satu atap, biaya layanan terjangkau, didukung SDM yang andal, dan fasilitas penunjang medik yang lengkap. Menyediakan dua jenis layanan kesehatan mata yaitu layanan biasa dan VIP. Memberikan layanan yang memuaskan pasien selama pemeriksaan dengan menggunakan standar operasional (SOP) yang jelas. Melakukan layanan satu atap, satu pintu, dan fasilitas layanan optik.
Sebelum inovasi, layanan bagi penderita penyakit mata berjalan lamban. Setelah inovasi, terjadi layanan unggulan Refraktif Center (Lasik dan Phaco) dengan biaya terjangkau. Kerja sama dilaksanakan dengan pihak ketiga untuk meningkatkan layanan dan melengkapi sarana prasarana. Pemeriksaan spesialis hanya dikenakan biaya Rp. 7.500,. Layanan murah dan terjangkau, satu pintu dan satu atap. Penanganan pengaduan masyarakat cepat. Tersedianya tenaga penyuluhan dan pendampingan profesional. Peningkatan jangkauan dan mutu layanan. Terjadinya penurunan angka kesakitan, gangguan penglihatan dan kebutaan. Semakin singkatnya waktu layanan. Kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan mata yang bermutu dan terjangkau.
Kombinasi dari perubahan paradigma pegawai dalam melayani, kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, penyediaan sarana prasarana dan adopsi teknologi informasi merupakan kunci keberhasilan inovasi ini.

Bantul Seroja (Sehat Ekonomi Karo Jamu)

Jenis Instansi: Kabupaten

Instansi: Pemerintah Kabupaten Bantul

UPP: Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Wilayah: Nangroe Aceh Darussalam

Penghargaan: Top 45/2022

Tahun: 2022

Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Tag: Ketahanan Institusi Publik di Masa Pandemi dan Antisipasi di Masa Pasca Pandemi Covid-19

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mengembangkan Puskesmas dengan layanan kesehatan tradisional dan dusun dengan asuhan mandiri secara  progresif sejak tahun 2020 melalui pembiayaan dana keistimewaan. Sampai tahun 2021 terdapat 9 Puskesmas yang telah memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan layanan meliputi ketrampilan dan ramuan, serta  ada 18 dusun dengan asuhan mandiri kesehatan tradisional dengan kegiatan pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga), produksi jamu, dan pengembangan pijat tumbuh kembang balita. Pengembangan pelayanan kesehatan tradisional dengan memanfaatkan ramuan jamu di Kabupaten Bantul mengilhami munculnya BANTUL SEROJA (Sehat Ekonomi Karo Jamu) atau Bantul Sehat dengan Jamu. Pemanfaatan Seroja diawali masa Pandemi Covid 19, yang diberikan pada pasien di shelter dan RSL KC (Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19) Kabupaten Bantul. Produksi ramuan jamu Seroja ini meski masih dalam skala kecil, mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di padukuhan, baik Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai  produsen jamu, dan petani penghasil empon-empon untuk bahan utama pembuatan jamu.  Kelompok Produksi Jamu PADUKUHAN PENDAPATAN TIAP BULAN 0SEBELUM PENDAMPING buan 1-6bulan 7-1011121Asman Toga Seger WarasMandiing0   7.500.0007.500.0002Seruni Putih Kiringan 126.000.000126.000.000126.000.000126.000.0003
NisadaSulang Kidul 3.000.0003.000.0003.000.0003.000.0004
Ngupoyo SehatNgelosari0014.640.00012.840.000660.000