07 May, 2026

Direktori Inovasi

2 mins read

Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai

Pencarian Inovasi

654

Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda

Jenis Instansi: Kota

Instansi: Pemerintah Kota Surabaya

UPP: Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak

Wilayah: Jawa Timur

Penghargaan: Top 40/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Tanpa Kemiskinan

Tag: Ekonomi, UMKM, Pemberdayaan

Program inovasi Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda menjadikan keluarga miskin sebagai target utama dalam rangka menggerakkan roda ekonomi mereka. Uniknya, dalam terobosan ini, Pemkot Surabaya tidak menggelontorkan anggaran secara langsung. Pemkot Surabaya hanya bertindak sebagai regulator dan fasilitator kegiatan. Mereka diberi jalan untuk mengembangkan bisnis di skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Para peserta diberi pelatihan, hingga pendampingan sampai ke tahap pengemasan, promosi dan pemasaran produk. Pendampingan bersifat komprehensif membuat masyarakat lebih optimistis menjalankan usaha. Kegiatan roadshow, pasar rakyat, malam awarding makin memantapkan ruang promosi bagi para pelaku usaha. Apalagi, event-event tersebut disisipi dengan beragam lomba kreatif. Iklim kompetisi menciptakan pelaku-pelaku usaha yang tahan banting dan inovatif. Data yang dirilis pusat data Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, transaksi road show 2016 tembus Rp 709,128 juta. Jumlah ini naik 24,31% dari tahun 2015 dengan transaksi mencapai Rp 536,749 juta.

TAHU PANAS (Tak Takut Kehujanan, Tak Takut Kepanasan): Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni melalui Program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh

Jenis Instansi: Kota

Instansi: Pemerintah Kota Surabaya

UPP: Dinas Sosial

Wilayah: Jawa Timur

Penghargaan: Top 40/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Tanpa Kemiskinan

Tag: Partisipasi Masyarakat, Tenaga Kerja, Rehabilitasi Sosial

Inovasi TAHU PANAS merupakan program pembangunan yang kreatif dan inovatif karena berdasar partisipasi masyarakat (community based development). Masyarakat dilibatkan melalui UPKM setempat, sebagai pihak yang menerima swakelola dari Pemkot Surabaya. Jadi, di dalamnya, terjadi optimalisasi melalui peningkatan rasa kebersamaan dan persaudaraan. Tenaga kerja yang dimanfaatkan pun berasal dari warga setempat. Demikian pula pengadaan bahan bangunan. Dengan adanya TAHU PANAS, kualitas hidup masyarakat miskin yang awalnya memiliki rumah kumuh, jadi terangkat. Warga yang rumahnya diperbaiki memeroleh manfaat sosial. Yang bersangkutan menjadi lebih percaya diri dalam bersosialisasi di masyarakat. Ancaman yang mungkin terjadi bila rumah rusak, seperti kebanjiran atau sewaktu-waktu bisa ambruk, dapat dihindarkan. Persoalan sanitasi dan sirkulasi udara yang seharusnya memenuhi standar kesehatan dapat ditangani dengan lebih optimal.