Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Mini Lab Food Security
Jenis Instansi: Kota
Instansi: Pemerintah Kota Bandung
UPP: Dinas Pangan dan Pertanian
Wilayah: Jawa Barat
Penghargaan: Top 40/2018
Tahun: 2018
Kategori SDG’s: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Tag: Ketahanan Pangan
Permasalahan keamanan pangan segar di Kota Bandung disebabkan oleh banyaknya tempat penjualan pangan segar terdiri dari 61 pasar modern dan 33 pasar tradisional, masih ditemukannya kasus penggunaan bahan kimia berbahaya pada pangan segar, belum ada satupun pasar modern dan pasar tradisional yang mempunyai Mini Lab Food Security, terbatasnya petugas yang dimiliki Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, belum pahamnya pegawai divisi fresh pasar modern tentang tata cara dan pentingnya keamanan pangan segar dan belum adanya petugas pada pasar tradisional yang bertugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan keamanan pangan segar. Dampak tersedianya mini lab food security di 8 holding Company Pasar Modern dan 33 Pasar Tradisional : Untuk Pemerintah : meningkatkan pelayanan pengawasan dan pemeriksaan keamanan pangan segar, Untuk Masyarakat : memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Bandung, dan terlindunginya masyarakat selaku konsumen dari penggunaan bahan kimia berbahaya pada pangan segar. Untuk Stakeholder : meningkatnya keamanan pangan, kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pangan segar, dan daya saing produk pangan segar pada pasar modern dan pasar tradisional.
IWAK KOTA (Inovasi Wadah Budidaya Ikan Menggunakan Kolam Terpal)
Jenis Instansi: Kota
Instansi: Pemerintah Kota Banjarmasin
UPP: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
Wilayah: Kalimantan Selatan
Penghargaan: Top 99/2018
Tahun: 2018
Kategori SDG’s: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Tag: Perikanan, Budidaya
Iwak Kota adalah kegiatan budidaya ikan alternatif yang unik, baru dan cocok dikembangkan dari, oleh, dan untuk masyarakat perkotaan seperti di Banjarmasin. Kegiatan ini juga menjadi satu upaya untuk mengatasi permasalahan sebagaimana disebutkan di awal. Keunggulan dari kolam terpal adalah dapat diaplikasikan di berbagai tempat, tidak harus di lahan yang luas dan ideal seperti pembangunan kolam konvensional; mudah dibersihkan dan dipindahkan; pemakaian air lebih irit; padat penebarannya dapat ditingkatkan; pencegahan dan pengendalian hama maupun penyakit lebih mudah sehingga kelangsungan hidup ikan lebih tinggi; pertumbuhan ikan dapat dipacu, dan ikan hasil panen tidak berbau lumpur. Sesudah adanya inovasi, ada peningkatan produksi dan konsumsi ikan; Terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan protein hewani; Termanfaatkannya lahan sekitar rumah sekaligus meningkatnya pendapatan ekonomi; terciptanya peluang usaha; Terlindungi, terpulihkan, dan meningkatnya pemanfaatan secara berkelanjutan dan menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati ikan lokal; upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, serta merealisasikan Agenda Pembangunan Berkelanjutan di Kota Banjarmasin.
