Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Mata Hati (Masyarakat Tangguh Sehat Jiwa)
Jenis Instansi: Kabupaten
Instansi: Pemerintah Kabupaten Sleman
UPP: Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
Wilayah: DI Yogyakarta
Penghargaan: Top 99/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Program Mata Hati dilaksanakan karena tingginya kasus kesehatan mental usia produktif di Kabupaten Sleman, serta keterbatasan konseling yang dapat diberikan di Puskesmas terhadap pasien yang membutuhkan. Program ini dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah, Organisasi Non Pemerintah serta Lembaga Swadaya Masyarakat. Program ini menyediakan layanan konsultasi Psikolog di Puskesmas (dalam gedung) maupun pelayanan kesehatan mental di masyarakat (luar gedung), untuk seluruh momen kehidupan, serta adaptasi di masa pandemi COVID-19 berupa layanan telekonsultasi online psikolog. Recover Mental Health, Recover Stronger.Program ini memberikan dampak : Pelayanan Puskesmas menjadi komprehensif, informatif, efisien;Meningkatnya kepuasan masyarakat;Meningkatnya pengetahuan Ibu Hamil mengelola kesehatan mental;Meningkatnya komunikasi efektif antara remaja dan orangtua;Tertanganinya korban kekerasan;Tertanganinya kasus mental emosional pada remaja;Terbebasnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat dari pemasungan;Terawatnya ODGJ berat terlantar;Mengurangi kekambuhan pada ODGJ berat;ODGJ menjadi produktif dan mendapatkan tambahan penghasilan;ODGJ difasilitasi mendapatkan Nomor Induk Kependudukan;Meningkatnya Usia Harapan Hidup;Terbentuknya Desa Peduli Kesehatan Mental;Terbentuknya Sekolah Peduli Kesehatan Mental;Terbangunnya komitmen lintas sektor akan pentingnya kesehatan mental.Mata Hati menjadikan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas menjadi lebih komprehensif karena memperhatikan aspek kesehatan mental yang mudah diakses, terjangkau, berkualitas, setara dan berkeadilan bagi seluruh segmen masyarakat.
http://s.id/matahati-inovasikesehatanjiwa
Layanan Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi (TAGTO)
Jenis Instansi: Provinsi
Instansi: Pemerintah Provinsi Aceh
UPP: Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA)
Wilayah: Aceh
Penghargaan: Top 45/2022
Tahun: 2022
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Pelayanan Publik yang inklusif dan berkeadilan
Layanan Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi (TAGTO) dikembangkan karena tingginya kasus gondok di Aceh yang membutuhkan penanganan selain pembedahan. Layanan TAGTO RSUD dr. Zainoel Abidin adalah yang pertama di Asia Tenggara, diinisiasi Divisi Endokrinologi Ilmu Penyakit Dalam, dilaksanakan terpadu bersama unit radiologi, patologi anatomi, patologi klinik, bedah, rehab medik, didukung Bidang Diklat, Fakultas Kedokteran, Keseminatan, Perhimpunan Tiroid dan BPJS Kesehatan. Melalui layanan ini, pasien gondok mendapatkan penanganan terpadu pemeriksaan, penegakan diagnosis dan terapi efektif dengan Teknik Ablasi. Layanan ini berdampak signifikan pada kelompok paling rentan gondok yaitu: wanita dan lansia. Biaya pelayanan gondok masuk BPJS Kesehatan yang menjangkau seluruh masyarakat Aceh. Layanan TAGTO berhasil meningkatkan kualitas hidup, produktivitas kerja, dan memperbaiki estetika dengan menurunkan volume gondok hingga 80% pada bulan ke 12, penurunan skor gejala dari 6.02 menjadi 1.13 dan perbaikan skor kosmetik dari 3.72 menjadi 1.06 dengan efek samping rendah. Bagi rumah sakit, layanan TAGTO menghemat biaya perawatan karena masa rawat lebih singkat, BHP minimal, dan dapat dilakukan di rawat jalan. Layanan ini juga menjadi Pusat Diklat Diagnosis dan Terapi Invasif Minimal Nodul Tiroid di Indonesia. Melalui layanan TAGTO, akses pelayanan pengobatan gondok menjadi mudah dijangkau, setara, merata, berkualitas, modern dan serupa dengan pengobatan di negara maju.
