07 May, 2026

Direktori Inovasi

2 mins read

Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai

Pencarian Inovasi

654

Percepatan Penurunan AKI dan AKB Melalui Program CONTRA WAR (Contraceptive For Women At Risk)

Jenis Instansi: Kabupaten

Instansi: Pemerintah Kabupaten Malang

UPP: Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Wilayah: Jawa Timur

Penghargaan: Top 40/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Tag: Angka Kematian Ibu, AKI, Angka Kematian Bayi, AKB

Sebelum pelaksanaan program (Sebelum tahun 2014) AKI Kab Malang : 97 / 100.000 Kelahiran Hidup (Pencapaian Nasional : 359/100.000 KH, Target MDG’s 102/100.000 KH) sedangkan AKB Kab Malang : 44 / 1000 Kelahiran Hidup (Pencapaian Nasional : 27,9/1000 KH, Target MDG’s : 23/1000 KH) dan Sesudah pelaksanaan program (Pada akhir tahun 2017) AKI Kab. Malang : 50 / 100.000 Kelahiran Hidup (Pencapaian Nasional : 352/100.000 KH , Target MDG’s : 102/100.000 KH) sedangkan AKB Kab Malang : 10 / 1000 Kelahiran Hidup (Pencapaian Nasional : 25/1000 KH, Target MDG’s : 23/1000 KH). Keunikan/kebaruan dari program Contra War antara lain : (1) Penemuan dini kasus WUS beresiko tinggi by name, by address, by case; (2) Pelaporan kasus secara realtime; (3) Penanganan kasus resiko tinggi dan penggunaan kontrasepsi yang tepat sesegera mungkin; (4) Apabila kasus resiko tinggi sudah ditangani dan WUS telah layak untuk hamil lagi, maka kontrasepsi dilepas agar bisa hamil kembali tanpa resiko tinggi kehamilan; (5) Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir akan menurun.

GEBER MEWAH (Gerakan Bersama Mengembalikan Lahan Ex-Peti Menjadi Sawah Secara Partisipatif)

Jenis Instansi: Kabupaten

Instansi: Pemerintah Kabupaten Merangin

UPP: Kecamatan Pangkalan Jambu

Wilayah: Jambi

Penghargaan: Top 99/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Ekosistem Daratan

Tag: Tambang, Perizinan, Pembiyaan

Gagasan melaksanakan Program GEBER MEWAH ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Jambu dengan adanya fenomena terjadinya perubahan fungsi lahan sawah seluas 804 hektar menjadi lahan terbuka yang terlantar dan tidak dapat dimanfaatkan yang disebabkan oleh maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang dilakukan secara massif oleh masyarakat dan para pemilik modal, sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan di Kecamatan Pangkalan Jambu dan pada akhirnya mengakibatkan terganggunya ekosistem. basah. Program GEBER MEWAH
dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan merangkul pemilik lahan, petani penggarap dan pemilik modal untuk terlibat didalam pelaksanaan program GEBER MEWAH yang pembiayaannya dilakukan secara swadaya dengan strategi membentuk pola kemitraan antara pemilik lahan, petani penggarap dan pemilik modal.