Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
BASABA sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Bayi
Jenis Instansi: Provinsi
Instansi: Pemerintah Provinsi Sumatera Barat
UPP: Rumah Sakit Umum Daerah
Wilayah: Sumatera Barat
Penghargaan: Top 40/2018
Tahun: 2018
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak
Inovasi BASABA adalah inovasi yang memberikan lingkungan yang kodusif melalui Perawatan Metode Kangguru (PMK) yang dilakukan oleh Bapak karena ketidakhadiran ibu. Inovasi BASABA bertujuan membantu adaptasi BBLR dalam mempertahankan kehidupan di luar rahim. Kegiatan inovasi BASABA meliputi : pembuatan regulasi, sosialisasi, pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada Bapak dan keluarga lainnya, pelaksanaan PMK, perawatan dan pemenuhan kebutuhan bayi lainnya. Penyediaan tempat rawat gabung bagi ibu di ruang perinatologi. Monitoring dan evaluasi pasca perawatan. Penurunan angka kematian bayi dari 4,3% menjadi 2,6% tahun 2017, penurunan angka kematian bayi <48 jam dari 3,02% menjadi 1,85%, peningkatan kepuasan pasien dari 80% menjadi 85%, Rata-rata lama hari rawatan lebih pendek menjadi 3 hari dari 5 hari.
EMPEK IKAN BELIDA (Eyecamp Project; Inisiatif Kontra Kebutaan Bergerak Keliling Daerah)
Jenis Instansi: Provinsi
Instansi: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
UPP: Rumah Sakit Khusus Mata
Wilayah: Sumatera Selatan
Penghargaan: Top 99/2018
Tahun: 2018
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: Kesehatan, Kebutaan, Kesetaraan
Inovasi EMPEK IKAN BELIDA (Eyecamp Projek; Inisiatif Kontra Kebutaan Bergerak Keliling Daerah) adalah solusi dari masalah kebutaan di Sumsel, dengan membawa layanan kesehatan mata lebih dekat kepada masyarakat (eyecamp), termasuk operasi katarak gratis untuk orang miskin dan mereka yang tinggal di daerah terpencil yang kesulitan untuk mengakses pelayanan kesehatan mata. Kehadiran EIB ditengah masyarakat desa dapat memberikan manfaat langsung, mereka memiliki hak dan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan mereka. Kaya atau miskin sama. Inovasi ini, memberikan kontribusi untuk mempromosikan kesetaraan dan keadilan sosial. Inovasi ini juga menunjukkan keberhasilan dalam membantu Pemerintah untuk menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Provinsi Sumsel, dengan Kekuatan operasi luar gedung (eyecamp) yakni per tahun rata-rata 1.350 tindakan dengan total 6.759 penderita yang dioperasi di daerah terpencil (2012-2016) maka program ini setidaknya telah mengurangi penumpukan (backlog) didaerah sebanyak 18.1% penderita kebutaan katarak dalam setahun. Kemudian, ditambah tindakan kuratif di dalam gedung periode 2012-2016 sebanyak 11.448 penderita kebutaan katarak yang dioperasi (data medrec 2016), penurunan angka kebutaan katarak terjadi dengan signifikan yang mana pada tahun 2012 sebanyak lebih dari 1% menjadi 0.5% di tahun 2016.
