08 May, 2026

Direktori Inovasi

2 mins read

Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai

Pencarian Inovasi

654

SIPIL DOYAN JALAN (Sistem Pilih Dokter dan Waktu Pelayanan) Pasien Rawat Jalan Peserta JKN-KIS

Jenis Instansi: Provinsi

Instansi: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

UPP: Rumah Sakit Umum Daerah Koja

Wilayah: DKI Jakarta

Penghargaan: Top 40/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Tag: Sistem, Kesehatan, BPJS

Sistem pelayanan dengan Self e-Registration dan melakukan integrasi sistem dengan P.Care milik BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN menjadi pilihan. Sistem yang dimaksud dinamakan SIPIL DOYAN JALAN, berupa penyediaan sistem pelayanan yang unggul dan terstandar memberikan hak kepada pasien untuk memilih sendiri waktu pelayanan dan dokter yang melayani dengan bantuan sistem teknologi informasi yang terintegrasi.

MOTEKAR (Motivator Ketahanan Keluarga)

Jenis Instansi: Provinsi

Instansi: Pemerintah Provinsi Jawa Barat

UPP: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana

Wilayah: Jawa Barat

Penghargaan: Top 99/2018

Tahun: 2018

Kategori SDG’s: Tanpa Kemiskinan

Tag: Ketahanan Keluarga, Gender

Motekar merupakan inovasi Jawa Barat untuk mengatasi permasalahan kerentanan keluarga melalui upaya preventif yakni sebagai agen perubahan terkait upaya penguatan Ketahanan Keluarga. Secara rinci aktivitasnya meliputi : memfasilitasi, membangun proses kegiatan di masyarakat, memberi pelajaran, memberi masukan berupa nilai, pengetahuan, teknologi dan pengalaman kepada masyarakat, menjadi penghubung, membangun relasi dengan berbagai sumber, pihak dan lembaga yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dampingannya. Setelah Motekar diberdayakan secara masif di 312 desa sasaran, terjadi
perubahan signifikan berupa perbaikan tren permasalahan/kasus kerentanan keluarga di Jawa Barat : kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat 2.853 kasus (2015), 1.817 kasus (2016) dan 1.517 kasus (2017), angka perceraian tercatat menurun menjadi 39.350 kasus sampai dengan September 2016 dan capaian Indeks Pembangunan Gender terus meningkat menjadi 89,11% di tahun 2015 dan 89,56% di tahun 2016 (publikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Tahun 2017). Di samping itu, kekuatan data 666 tenaga Motekar di 186 Kecamatan, 312 Desa/Kelurahan di 27 Kabupaten/Kota yang dikumpulkan langsung dari entitas masyarakat terendah (RT,RW, Desa/Kelurahan) secara berkala menjadi early warning system yang memungkinkan penanganan permasalahan terkait kerentanan keluarga diantisipasi dari hulu.