Direktori Inovasi
Ketik kata kunci untuk mencari inovasi yang sesuai
Bunga Tanjung (Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Perempuan dan Anak)
Jenis Instansi: PROVINSI
Instansi: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
UPP: RSUD Tarakan
Wilayah: DKI Jakarta
Penghargaan: TOP 45/2020
Tahun: 2020
Kategori SDG’s: Kesetaraan Gender
Tag: perlindungan, sosial, wanita
Komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak melalui Kegiatan Strategis Daerah, menjadi latar belakang RSUD Tarakan membuka Pusat Pelayanan Terpadu untuk Perempuan dan Anak korban kekerasan yang diberi nama Bunga Tanjung.
Sebelum adanya inovasi Bunga Tanjung, penanganan pasien perempuan dan anak korban kekerasan terbatas pada pelayanan medis oleh dokter umum di IGD serta pembuatan visum, sehingga penanganan belum dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi baik internal maupun ekternal.
Pusat Pelayanan Terpadu Bunga Tanjung merupakan inovasi pelayanan di RSUD Tarakan khususnya untuk perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan mulai dilaksanakan akhir tahun 201Lokasinya di lantai 1 gedung A berdampingan dengan IGD RSUD Tarakan sehingga mempercepat dan mempermudah korban mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman dan tidak bergabung dengan pasien IGD. Korban yang datang dalam keadaan kritis akan ditangani kegawat daruratannya terlebih dahulu di IGD, namun bagi korban yang datang dalam keadaan nonkritis, langsung dilayani di area khusus PPT Bunga Tanjung.
Pusat Pelayanan Terpadu Bunga Tanjung memberikan pelayanan secara paripurna dengan mengusung konsep one stop service dan bebas biaya. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan medis spesialis sesuai kebutuhan, pemeriksaan penunjang, konseling oleh psikolog sampai dengan pembuatan visum, yang dikoordinasikan oleh dokter spesialis forensik dan medikolegal tanpa harus dirujuk.
Agar korban mendapatkan pendampingan, Pusat Pelayanan Terpadu Bunga Tanjung berkoordinasi dengan Unit P2TP2A yang akan melakukan fungsi pendampingan bagi korban. Dengan demikian, proses hukum yang berlangsung di kepolisian dapat berjalan secara simultan.
Inovasi Bunga Tanjung dalam dua tahun terakhir telah terbukti dapat meningkatkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di DKI Jakarta. Upaya keberlangsungan dan pengembangan layanan terus dilakukan oleh RSUD Tarakan sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas penanganan secara menyeluruh dengan institusi terkait.
PPT Bunga Tanjung terdiri atas enam ruangan yaitu ruang administrasi visum, konseling psikolog, konseling hukum, ruang bermain anak, pemeriksaan fisik medikolegal dan pemeriksaan seksual. Dalam masa pandemik Covid-19 layanan Bunga Tanjung tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.
Replikasi inovasi Bunga Tanjung dilakukan oleh tujuh RSUD di wilayah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, RSUD Waled, Cirebon, RSUD Palu, dan Pemerintah Provinsi Papua Barat juga telah melakukan studi banding ke PPT Bunga Tanjung. Bahkan, beberapa lembaga Internasional seperti UNDP Regional Asia, US Departemen of Justice, Duta Besar Korea Selatan telah memberikan apresiasi dan dukungan untuk peningkatan pelayanan Bunga Tanjun
JAMU MANIS (Ajak Masyarakat Untuk Mandiri Hidup Sehat)
Jenis Instansi: PROVINSI
Instansi: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
UPP: Puskesmas Kecamatan Senen
Wilayah: DKI Jakarta
Penghargaan: TOP 99/2020
Tahun: 2020
Kategori SDG’s: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tag: aplikasi, kesehatan, partisipasi masyarakat
Gerakan Ajak Masyarakat untuk Mandiri Hidup Sehat (Jamu Manis) merupakan salah satu inovasi Puskesmas Kecamatan Senen. Inovasi ini merupakan terobosan untuk meningkatkan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam melaporkan lima masalah kesehatan prioritas di wilayah Kecamatan Senen yaitu hipertensi, diabetes melitus, TBC, kehamilan berisiko dan gangguan jiwa berat. Inovasi Jamu Manis meliputi tiga hal, yakni Aplikasi HiTS, Tanggap HiTS dan Edukasi Radar (Orang Dengan Kewaspadaan Mandiri).
Aplikasi HiTS mendekatkan akses pelayanan secara digital, sehingga masyarakat di wilayah Kecamatan Senen tidak perlu datang ke Puskesmas untuk melaporkan masalah kesehatan yang mereka temukan. Selanjutnya, petugas maupun kader kesehatan melakukan intervensi kasus secara lebih efektif melalui kegiatan Tanggap HiTS dan Edukasi Radar, agar masyarakat sadar serta mandiri hidup sehat. Dengan adanya inovasi Jamu Manis, kini Puskesmas memiliki pemetaan serta gambaran “real time” kondisi kesehatan masyarakat di lapangan, yang mempermudah tindak lanjut pelaporan sehingga kondisi pasien dapat terpantau dan terkendali.
Sejak diluncurkan pada 2018 hingga saat ini, gerakan Jamu Manis berhasil meningkatkan pelaporan masyarakat hingga 3.471 kasus. Pelaporan ini dibantu oleh Kader Mandiri yang mewakili masing-masing wilayah. Selain itu, aplikasi HiTS juga menawarkan kemudahan sekaligus mempercepat intervensi kasus menjadi 1×24 jam kerja melalui kunjungan rumah. Tercatat Tanggap HiTS sudah dilaksanakan hingga sebanyak 2.940 kali, serta Edukasi Radar sebanyak 120 kali.
Penerapan inovasi Jamu Manis mendorong peningkatan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan di Puskesmas Kecamatan Senen, yakni angka Skrining PTM terkait DM & hipertensi dan penanganan kasus sesuai standar menjadi 44% dari sebelumnya 4,8%; penanganan ODGJ berat sesuai standar menjadi 93% dari sebelumnya 22%; cakupan kehamilan berisiko yang dilayani sesuai standar menjadi 100% dari sebelumnya 93%; serta meningkatkan cakupan dan penanganan kasus TBC sesuai standar menjadi 100% dari sebelumnya 41%.
Inovasi Jamu Manis bersifat fleksibel karena dapat digunakan di situasi Pandemi Covid-1Hal ini sesuai dengan seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 7 Tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pencegahan Penularan pada Masyarakat yang Memiliki Risiko Tinggi bila Terpapar Covid-1Laporan yang masuk pada aplikasi HiTS menjadi sumber pemetaan wilayah prioritas untuk pelaksanaan Kampung Rapid (Rapid/ Swab Test Massal). Selain itu, masyarakat dapat melaporkan suspek Covid -19 yang ada di sekitar lingkungannya melalui aplikasi HiTS secara real time. Edukasi Radar pun dapat dilakukan selama pandemi dengan melakukan Promosi Kesehatan Keliling menggunakan Mobil HIBISCUS (Inovasi TOP 40 SINOVIK Tahun 2018-Puskesmas Kecamatan Senen).
