    {"id":598,"date":"2018-10-23T00:45:08","date_gmt":"2018-10-22T17:45:08","guid":{"rendered":"https:\/\/jpipnetwork.id\/?p=598"},"modified":"2022-08-16T10:09:44","modified_gmt":"2022-08-16T03:09:44","slug":"saatnya-kolaborasi-dalam-satu-komando","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jpipnetwork.id\/?p=598","title":{"rendered":"Saatnya Kolaborasi dalam Satu Komando"},"content":{"rendered":"<h2><strong>Membedah Jatim Lumbung Inovasi dalam Seminar Good Practices Awards<\/strong><\/h2>\n<h5><strong>Jawa Timur sukses mengembangkan berbagai inovasi pelayanan publik. Muncul tawaran model pengembangan agar inovasi makin mekar. Berikut catatan Seminar Inovasi Penganugerahan Good Practices Awards \u2019\u2019Innovation Summit 2018\u2019\u2019 oleh Ahmad Faizin Karimi dari JPIP.<\/strong><\/h5>\n<p><strong>KUNCI<\/strong> sukses inovasi di Jatim adalah kolaborasi antar-<em>stakeholder <\/em>dan pemanfaatan teknologi. Inovasi yang berdampak luas dan berkesinambungan membutuhkan sinergi dari semua <em>stakeholder<\/em>. Tanpa kola borasi, sebuah inovasi akan berhenti tidak berkembang lagi. Begitu pula, inovasi membutuhkan teknologi untuk memperluas keterjangkauan dan partisipasi.<\/p>\n<p>Dalam seminar yang digelar menjelang penganugerahan Kovablik dan <em>Good Practices Awards<\/em> ini, para inovator dari beberapa pemerintah daerah menyampaikan langkah kunci sukses inovasi mereka. Diskusi berlangsung dalam dua sesi dengan moderator Ika Aprilia, kader Progresif Ayo Inklusif!, pada sesi pertama dan Jaka Ahmad, <em>disability specialist<\/em> Ayo Inklusif!, pada sesi kedua.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"502\" data-permalink=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/?attachment_id=502\" data-orig-file=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090.jpg\" data-orig-size=\"1024,683\" data-comments-opened=\"0\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;NIKON D3100&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;????????????????????????????????????&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1540212717&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;22&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.016666666666667&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}\" data-image-title=\"DSC_1090\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090-300x200.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090.jpg\" class=\"wp-image-502 alignleft\" src=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"406\" height=\"270\" srcset=\"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090-300x200.jpg 300w, https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090-768x512.jpg 768w, https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090-816x544.jpg 816w, https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/DSC_1090.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 406px) 100vw, 406px\" \/>\u2019\u2019Kalau kita lihat, banyak sekali inovasi. Itu tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Potensi besar untuk dibuat <em>single <\/em><em>command system<\/em> (sistem satu komando),\u2019\u2019 tegas Emil Dardak, bupati Trenggalek, yang menjadi salah satu narasumber dalam seminar di Hotel Shangri-La, Surabaya (22\/10).<\/p>\n<p>Wakil gubernur<em> in waiting<\/em> itu kemudian mencontohkan bagaimana Trenggalek mengembangkan Gertak (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan) yang dijalankannya.<\/p>\n<p>\u2019\u2019Kita harus bekerja sama, pemerintah dan komunitas. Komunitas itu lalu diintegrasikan menjadi garda terdepan program Gertak yang kami beri nama Pasukan Pink. Ini contoh gotong royong, <em>community action <\/em>penting (dalam inovasi publik),\u2019\u2019 terang peraih doktor ekonomi pembangunan dari Ritsumeikan Asia Pacific University itu.<\/p>\n<p>Untuk mencapai sinergi, perlu di bentuk forum yang mempertemukan beragam stakeholder. Misalnya, yang dilakukan Pemkab Probolinggo melalui program Multi <em>Stakeholders <\/em>Forum (MSF). Mereka mampu meningkatkan partisipasi masyarakat di satu sisi dan mendorong transparansi di sisi lain dengan pelibatan ane ka pemangku kepentingan. Implementasi MSF melalui proyek kinerja terbukti bisa memunculkan kompetisi positif untuk menginovasi layanan.<\/p>\n<p>Kolaborasi sebagai kunci juga disadari oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Selain sinergi dengan perangkat daerah terkait, mereka mengajak komunitas. Tujuannya, mendorong perubahan perilaku masyarakat.<\/p>\n<p>\u2019\u2019Pernikahan dini sangat tinggi di Pasuruan. Untuk mengubah itu, kami mengoptimalkan komunitas Genre (Generasi Berencana),\u2019\u2019 kata Yetti Purwaningsih, kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Pasuruan.<\/p>\n<p>Menurut dia, kolaborasi dengan komunitas itu cukup efektif dalam mengurangi pernikahan dini yang berkorelasi dengan kasus KDRT, perceraian, kematian bayi, serta kemiskinan.<\/p>\n<p>Dalam program yang terkait dengan pemberdayaan ekonomi, pemerintah sebagai regulator juga perlu menggandeng lembaga pengelola keuangan, mulai perbankan hingga lem baga filantropis seperti pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).<\/p>\n<p>Misalnya, yang dilakukan Trenggalek dengan program Japri (Jadi Pengusaha Mandiri) yang bekerja sama dengan USAID. Hal senada dijalankan Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera), sebuah program pengentasan kemiskinan khusus keluarga dengan kepala rumah tangga perempuan, yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Jatim.<\/p>\n<p>Peran swasta juga tak kalah penting sebagai bagian dari kolaborasi menyelesaikan persoalan masyarakat. Program CSR bisa bersinergi dalam pembangunan inklusif. Misalnya, yang disampaikan Monika S. Dewayanti, <em>manager public private partnership <\/em>United Tractors. Dia mengungkapkan, perusahaannya membuka diri untuk ide-ide inovatif dari masyarakat. \u2019\u2019Termasuk mendukung langsung program Ayo Inklusif! yang membekali para penyandang disabilitas agar siap kerja,\u2019\u2019 kata Monika.<\/p>\n<p>Selain kolaborasi, yang tidak kalah penting adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang inovasi yang telah dibuat. Dalam hal ini, Emil mencontohkan bagaimana aplikasi Gertak mampu memvalidasi informasi sekaligus meningkatkan partisipasi publik. Melalui sistem informasi Gertak Apps, masyarakat bisa secara mandiri membantu pemutakhiran data kemiskinan sehingga alokasi bantuan ekonomi lebih tepat sasaran.<\/p>\n<p>Pemanfaatan teknologi informasi juga mampu mengatasi hambatan kewilayahan seperti yang terjadi di Banyuwangi. \u2019\u2019Kami punya wilayah paling luas di antara kabupaten\/kota lain di Jatim. Untuk itu, pemanfaatan IT sangat penting. Kami mengembangkan program Smart Kampung,\u2019\u2019 ujar Khoirul Ustadi, asisten Pemkab Banyuwangi.<\/p>\n<p>Program tersebut mendekatkan pelayanan publik hingga ke tingkat pemerintahan desa sehingga waktu pelayanan bisa lebih cepat. Di samping itu, Smart Kampung yang di <em>launching <\/em>Menkominfo Rudiantara pada 2016 bisa mengedukasi warga dalam pemanfaatan teknologi.<\/p>\n<p>Pemanfaatan teknologi informasi tersebut juga mendukung program pendidikan inklusi yang dicanangkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berjalan baik. Dari program bertajuk Agage Pintar itu, Banyuwangi mampu meningkatkan persen tase anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam mengakses pendidikan. \u2019\u2019Sebelum 2014, angkanya hanya 42 persen, tapi menjadi 80 persen setelah 2018,\u2019\u2019 terang Ustadi.<\/p>\n<p>Teknologi informasi juga bisa mendorong transparansi agar terwujud tata kelola pemerintahan yang baik (<em>good government<\/em>). Misalnya, yang dilakukan Pemkab Bojonegoro melalui implementasi aplikasi Lapor! dan Open Data Contract. Kadiskominfo Kabupaten Bojonegoro Kusnandaka Djatur menjelaskan, program itu mampu mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi.<\/p>\n<p>Beragam inovasi pelayanan publik di Jawa Timur tersebut tumbuh subur berkat ekosistem dan kepemimpinan yang mendukung munculnya inovasi. \u2019\u2019Karena itu, daerah-daerah di Jatim selalu mendominasi pemenang kompetisi inovasi Sinovik yang diadakan Kemen PAN-RB,\u2019\u2019 tegas Nurkholis, kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim, yang mengoordinasi para inovator di Jatim.<\/p>\n<p>Banyaknya good practices yang sudah terbukti membawa manfaat itu perlu disinergikan dalam suatu hub. Pemprov bersama GIZ-Transformasi sudah mengembangkan peta inovasi lewat situs <a href=\"http:\/\/jipp.jatimprov.go.id\" class=\"external\">http:\/\/jipp.jatimprov.go.id<\/a> sehingga bisa diketahui wilayah mana yang subur dan \u2019\u2019gundul\u2019\u2019 inovasi. <strong>(www.jpipnetwork.id)<\/strong><\/p>\n<p>Arsip pdf :\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membedah Jatim Lumbung Inovasi dalam Seminar Good Practices Awards Jawa Timur sukses mengembangkan berbagai inovasi pelayanan publik. Muncul tawaran model pengembangan agar inovasi makin mekar. Berikut catatan Seminar Inovasi Penganugerahan Good Practices Awards \u2019\u2019Innovation Summit 2018\u2019\u2019 oleh Ahmad Faizin Karimi dari JPIP. KUNCI sukses inovasi di Jatim adalah kolaborasi antar-stakeholder dan pemanfaatan teknologi. Inovasi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":600,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[38,1,34,7],"tags":[54,62,56,58,64,60],"class_list":["post-598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ayo-inklusif","category-umum","category-otonomi-update","category-publikasi","tag-ayo-inklusif","tag-jawa-pos","tag-jpip","tag-mitra-kunci","tag-otonomi-award-2018","tag-usaid"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/jpipnetwork.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/kolaborasi-seminar-23-Oktober-2018.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=598"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":885,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions\/885"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jpipnetwork.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}